Banda Aceh (SJN.Com) – Aliansi Masyarakat Gayo atau AMG mendesak pemerintah segera turun tangan menyikapi dugaan pencemaran lingkungan oleh PT Kencana Hijau Bina Lestari di Kabupaten Gayo Lues, Aceh.
Desakan itu muncul setelah AMG menerima video dari warga. Dalam video yang diterima AMG, terlihat adanya pembuangan cairan dari area pabrik ke aliran sungai.
Bukti Kuat Pengabaian Pengawasan
Koordinator AMG, Sinar, menilai video tersebut sebagai bukti nyata lemahnya pengawasan terhadap industri getah pinus di Gayo Lues.
“Video dari masyarakat ini bukti kuat adanya pengabaian pengawasan lingkungan di aliran sungai. Ini tidak bisa ditolerir,” kata Sinar
Menurut Sinar, dampaknya sangat luas. Sungai tersebut menjadi sumber air bagi desa di wilayah hilir.
Desak Audit Terbuka
AMG khawatir jika dugaan ini benar, maka akan terjadi bencana ekologis. Mulai dari rusaknya ekosistem sungai, pencemaran air bersih warga, hingga gagal panen petani.
Untuk itu, AMG mengeluarkan 3 tuntutan. Pertama, DLHK Provinsi Aceh dan Gayo Lues segera melakukan sidak dan uji laboratorium. Kedua, kementerian terkait melakukan audit lingkungan terbuka. Ketiga, penegakan hukum tanpa tebang pilih sesuai UU No 32 Tahun 2009.
“Kami akan memperkuat advokasi lingkungan. Investasi boleh, tapi jangan korbankan rakyat dan alam Gayo,” tegas Sinar.




