Angin Kencang Terjang Bener Meriah, 23 Rumah Warga Dilaporkan Rusak

BENER MERIAH (SJN.Com) — Angin kencang menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Bener Meriah, Aceh, pada Kamis (24/9/2026). Peristiwa tersebut menyebabkan sedikitnya 23 rumah warga mengalami kerusakan dengan tingkat kerusakan mulai dari ringan hingga berat.

 Berdasarkan pendataan sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bener Meriah, rumah warga yang terdampak berada di Kampung Kayu Beriring dan Kampung Uring.

Baca Juga  Uji Nyali APH!! Galian C di Dekat Mapolres Bener Meriah Diduga Kelewat Batas, Nasri Gayo : Periksa Sekarang atau Akui Tak Berdaya

 Kepala Pelaksana BPBD Bener Meriah, Ilham Abdi, mengatakan kerusakan yang terjadi pada rumah warga memiliki tingkat berbeda-beda. Petugas masih melakukan pendataan di lokasi untuk memastikan kondisi seluruh rumah yang terdampak.

 Dari 23 rumah yang dilaporkan rusak, sebanyak tiga rumah mengalami kerusakan berat, enam rumah rusak sedang, dan 14 rumah lainnya mengalami kerusakan ringan.

 Tiga rumah yang mengalami kerusakan berat masing-masing milik Suryani, Fajri, dan Reza Rinaldi.

Baca Juga  Polres Bener Meriah Tertibkan Knalpot Brong di SMKN 1 Bener Meriah

 Sementara enam rumah yang mengalami kerusakan sedang merupakan milik M. Diah, Darwin, Rizki, Juraini, Aris Wandi, dan Maisarah.

 Adapun 14 rumah yang mengalami kerusakan ringan tercatat milik Abu Sofyan, Hamdani, Almanar, Hasbulah, Abdusalam, Satria, Temas, Erlawati, Kharil Iman, Azemi, Raihan, Nona Bakri, Sulaiman, dan Alhuda.

Baca Juga  Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H/2025 M di Desa Gunung Sayang Berlangsung khidmat

 BPBD Bener Meriah terus melakukan pendataan terhadap dampak kejadian tersebut, termasuk melihat kebutuhan warga yang rumahnya terdampak.

 Warga di wilayah tersebut juga diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca buruk dan angin kencang susulan.

 Masyarakat diminta segera mencari tempat yang aman apabila kondisi cuaca berubah secara tiba-tiba, terutama ketika terjadi angin kencang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *