Diduga Mesum di Dalam Mobil Siang Bolong, Pria Kabur Tinggalkan Pasangannya Saat Digerebek Warga

Warga di sekitar sebuah mobil yang diduga menjadi lokasi perbuatan tidak senonoh oleh sepasang pria dan wanita di kawasan Kebayakan, Kamis (siang). Saat kejadian, pria tersebut dilaporkan melarikan diri dan meninggalkan pasangannya di dalam kendaraan.
Warga di sekitar sebuah mobil yang diduga menjadi lokasi perbuatan tidak senonoh oleh sepasang pria dan wanita di kawasan Kebayakan, Kamis (siang). Saat kejadian, pria tersebut dilaporkan melarikan diri dan meninggalkan pasangannya di dalam kendaraan.

ACEH TENGAH (SJN.Com) – Warga di kawasan Kebayakan digegerkan dengan peristiwa dugaan perbuatan tidak senonoh yang terjadi di dalam sebuah mobil pada Kamis (09/04/26) siang sekitar pukul 11.15 WIB.

Menurut keterangan sejumlah saksi di lokasi, warga awalnya menaruh curiga terhadap sebuah mobil yang terparkir cukup lama di area tersebut. Setelah didekati, ditemukan sepasang pria dan wanita yang diduga tengah melakukan perbuatan mesum di dalam kendaraan.

Baca Juga  Babinsa Koramil 09/Ketol Laksanakan Komsos Bersama Ibu-Ibu PKK Desa Bintang Pepara

Keberadaan pasangan tersebut langsung mengundang perhatian warga hingga berkerumun di sekitar lokasi. Dalam situasi itu, pria yang berada di dalam mobil melarikan diri, meninggalkan wanita yang diduga pasangannya seorang diri di dalam kendaraan.

Baca Juga  Personil Kodim 0106/Aceh Tengah Bagikan Masker kepada Masyarakat untuk Antisipasi Dampak Kabut Asap

Peristiwa tersebut sontak menjadi tontonan warga sekitar dan sempat memicu kegaduhan. Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait identitas kedua individu maupun tindak lanjut dari kejadian tersebut.

Baca Juga  Alam Pedang Berkibar di Takengon, Zam Zam Mubarak: Ini Kebangkitan Identitas Historis Gayo dan Silsilah Linge

Warga setempat berharap kejadian serupa tidak kembali terulang dan meminta aparat untuk meningkatkan pengawasan di wilayah-wilayah yang dinilai rawan terjadi tindakan yang melanggar norma sosial

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *