Air Kembali Naik di Gunung Suku Rawe, Warga Waspada di Tengah Hujan Deras

Screenshot kondisi terkini di Desa Gunung Suku, Kecamatan Lut Tawar, Kabupaten Aceh Tengah, Senin malam (06/04/2026), yang menunjukkan debit air kembali meningkat akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak sore hari.
Screenshot kondisi terkini di Desa Gunung Suku, Kecamatan Lut Tawar, Kabupaten Aceh Tengah, Senin malam (06/04/2026), yang menunjukkan debit air kembali meningkat akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak sore hari.

ACEH TENGAH (SJN.Com) — Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Lut Tawar, Kabupaten Aceh Tengah, kembali menyebabkan debit air meningkat di Desa Gunung Suku Rawe, Senin malam (06/04/2026).

Kenaikan air dilaporkan terjadi sekitar pukul 22.00 WIB, setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut sejak sore hingga malam hari. Kondisi ini membuat warga setempat kembali waspada terhadap potensi luapan yang dapat mengganggu aktivitas dan permukiman.

Baca Juga  Ratusan Warga Ketol Demo Pemkab Aceh Tengah, Tuntut Penanganan Serius Pascabencana

Salah seorang warga Gunung Suku Rawe menyebutkan bahwa air mulai terlihat naik secara perlahan sebelum akhirnya mencapai titik yang mengkhawatirkan pada malam hari.

Baca Juga  Dari Rumah Papan 3x3 Meter, Kasmawati Kini Tinggal di Hunian Layak Berkat TMMD Ke-126

“Air kembali naik sekitar jam 10 malam, setelah hujan deras turun cukup lama,” ujar warga tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi terkait dampak kerusakan maupun korban akibat kenaikan air tersebut. Namun, masyarakat diimbau tetap siaga, mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan.

Baca Juga  Perkuat Silaturahmi di Bulan Suci, P2BHMA Gelar Buka Puasa Bersama di Takengon

Warga juga berharap adanya perhatian dari pihak terkait untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk, termasuk langkah penanganan cepat apabila debit air terus meningkat.

Situasi di lokasi masih terus dipantau oleh masyarakat setempat sembari menunggu perkembangan lebih lanjut dari instansi terkait. (HK)**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *