Pasca Bencana Harga sembako Belum Stabil Sepenuhnya,  Nasri Gayo: Pemkab Jangan Lalai

Nasri Gayo. Foto/dok pribadi
Nasri Gayo. Foto/dok pribadi

Bener Meriah (SJN) — Di tengah upaya masyarakat bangkit dari situasi pasca bencana, sejumlah pedagang di Kabupaten Bener Meriah justru diduga masih memainkan harga kebutuhan pokok.

Kondisi ini menuai kecaman keras dari tokoh masyarakat, Nasri Gayo, yang mendesak pemerintah daerah melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disprindag) serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk segera turun tangan menertibkan para pedagang yang dinilai tidak berempati terhadap penderitaan rakyat, Jum’at (06/03/26).

Menurut Nasri, situasi pasca bencana seharusnya menjadi momentum bagi semua pihak untuk saling membantu, bukan justru mengambil keuntungan dengan cara menaikkan atau mempertahankan harga di atas batas wajar.

Baca Juga  Mahasiswa STIK-PTIK Lemdiklat Polri Angkatan 83/WPS Dan Polres Bener Meriah Salurkan Bantuan Sosial Kapolri Untuk Warga Terdampak Bencana

“Rakyat baru saja tertimpa musibah, tapi masih ada yang tega mencari untung di atas penderitaan mereka. Ini tidak bisa dibiarkan. Pemerintah harus hadir dan bertindak,” tegas Nasri.

Ia menyoroti harga beras yang di sejumlah tempat diduga masih dijual di atas harga normal, padahal kondisi pasca bencana seharusnya sudah menjadi perhatian serius bagi pemerintah untuk memastikan harga kebutuhan pokok kembali stabil dan terjangkau bagi masyarakat.

Nasri juga menyoroti praktik penjualan bahan bakar minyak (BBM) yang diduga dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Menurutnya, praktik tersebut tidak hanya melanggar aturan, tetapi juga semakin memperparah beban ekonomi masyarakat yang sedang berusaha bangkit dari dampak bencana.

Baca Juga  AKIBAT HUKUM TIDAK MEMBAYAR NAFKAH OLEH PEMOHON DALAM PERKARA CERAI TALAK

“Kalau masih ada yang menjual BBM di atas HET, itu jelas-jelas melanggar. Satpol PP jangan tutup mata. Disprindag jangan hanya duduk di balik meja. Turun ke lapangan, cek, dan tindak tegas,” katanya dengan nada keras.

Nasri Gayo menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak boleh membiarkan kondisi ini berlarut-larut. Ia meminta agar Disprindag dan Satpol PP segera melakukan sidak ke pasar, kios, hingga pengecer BBM untuk memastikan tidak ada pihak yang mengambil keuntungan secara tidak wajar di tengah kondisi masyarakat yang masih rentan.

Baca Juga  Bupati Ir. H. Tagore Abubakar Terima Kunjungan Tim BPK RI Perwakilan Aceh

“Kalau ada yang terbukti bermain harga, jangan hanya ditegur. Tertibkan. Bila perlu beri sanksi tegas agar ada efek jera,” ujar Nasri.

Ia menambahkan, kehadiran pemerintah dalam situasi seperti ini sangat penting untuk memastikan masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang wajar dan tidak terus-menerus menjadi korban permainan harga oleh oknum pedagang yang tidak bertanggung jawab.

“Jangan sampai rakyat yang sudah susah karena bencana, masih harus dicekik oleh harga-harga yang tidak masuk akal,” pungkas Nasri Gayo.(H***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *