Aksi Formasket Memanas di DPRK Aceh Tengah, Massa dan Anggota Dewan Terlibat Ketegangan

Massa Forum Masyarakat Ketol (Formasket) saat menyampaikan aspirasi di Gedung DPRK Aceh Tengah, Kamis (20/8/2026). Aksi sempat memanas setelah terjadi ketegangan antara sejumlah massa dengan anggota DPRK Aceh Tengah, Fauzan. Massa menuntut kepastian relokasi dan pembangunan hunian tetap bagi warga Kampung Serempah, Kecamatan Ketol.
Massa Forum Masyarakat Ketol (Formasket) saat menyampaikan aspirasi di Gedung DPRK Aceh Tengah, Kamis (20/8/2026). Aksi sempat memanas setelah terjadi ketegangan antara sejumlah massa dengan anggota DPRK Aceh Tengah, Fauzan. Massa menuntut kepastian relokasi dan pembangunan hunian tetap bagi warga Kampung Serempah, Kecamatan Ketol.

TAKENGON (SJN.COM) – Aksi Forum Masyarakat Ketol (Formasket) di Gedung DPRK Aceh Tengah, Kamis (20/8/2026), memanas saat massa menyampaikan aspirasi terkait kepastian relokasi warga Kampung Serempah, Kecamatan Ketol, yang hingga kini masih menunggu hunian tetap pascabencana.

Ketegangan terjadi saat massa aksi berhadapan dengan salah seorang anggota DPRK Aceh Tengah, Fauzan dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Situasi sempat memanas dan diwarnai gesekan antara sejumlah peserta aksi dengan anggota dewan tersebut.

Informasi yang dihimpun di lokasi menyebutkan, ketegangan bermula ketika massa Formasket menyampaikan tuntutan agar pemerintah daerah memberikan kepastian terkait relokasi warga Kampung Serempah.

Baca Juga  Akses Transportasi Kian Mudah, Pembangunan Jembatan TMMD di Aceh Tengah Hampir Selesai

Massa meminta pemerintah tidak lagi sebatas menyampaikan rencana, tetapi memberikan kepastian mengenai tahapan, jadwal pembangunan, hingga waktu hunian tetap dapat ditempati oleh masyarakat terdampak.

Situasi kemudian memanas setelah terjadi ketegangan antara massa dengan Fauzan. Sejumlah peserta aksi menilai sikap dan gerakan anggota dewan tersebut terkesan kasar saat berhadapan dengan massa.

Kondisi itu memancing reaksi sejumlah pendemo sehingga suasana audiensi menjadi tegang. Beberapa peserta aksi kemudian meminta agar proses penyampaian aspirasi tetap berlangsung terbuka, tertib, dan tidak disertai tindakan yang berpotensi memperkeruh keadaan.

Tagih Kepastian Relokasi

Baca Juga  Diduga Remehkan Media, Wabup Aceh Tengah Diminta Sedikit Lebih Dewasa

Sebelumnya, Formasket mendatangi Gedung DPRK Aceh Tengah untuk menagih kepastian pemerintah daerah mengenai relokasi warga Kampung Serempah.

Mereka menilai persoalan tersebut telah terlalu lama berlarut-larut, sementara masyarakat masih menunggu kepastian tempat tinggal permanen setelah terdampak bencana.

Penanggung jawab aksi, Sutrisno, sebelumnya juga menegaskan bahwa masyarakat telah dijadwalkan bertemu dengan Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga.

Kami hari ini sudah janji bertemu bupati. Kami butuh kepastian sekarang,” tegas Sutrisno.

Selain persoalan relokasi, massa turut mempertanyakan bantuan bagi warga terdampak yang disebut belum seluruhnya diterima.

Formasket meminta pemerintah daerah membuka informasi secara transparan mengenai bantuan yang telah disalurkan, penerima bantuan, serta bantuan yang masih tertunda.

Baca Juga  30,9 Kilogram Ganja Digagalkan! Satresnarkoba Polres Aceh Tengah Bekuk Dua Pengedar Antar Kabupaten

Menurut massa, masyarakat Kampung Serempah yang telah lama menempati hunian sementara membutuhkan kepastian nyata mengenai tempat tinggal permanen, bukan sekadar janji atau rencana pembangunan.

Hingga berita ini diturunkan, massa Formasket masih menunggu penjelasan dan komitmen pemerintah daerah terkait relokasi warga Kampung Serempah.

Sementara itu, pihak media masih berupaya memperoleh klarifikasi dari Fauzan maupun pihak DPRK Aceh Tengah terkait ketegangan dalam aksi tersebut, termasuk dugaan sikap dan gerakan kasar yang disebut menjadi pemicu terjadinya gesekan. (H/K)

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *