Tingkatkan Capaian Sakip, Bupati Aceh Selatan Beraudiensi Dengan Kemenpan RB

oleh

Suarajurnalisnews.com-Aceh Selatan: Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan terus berupaya untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi penggunaan anggaran, serta peningkatan capaian kinerja, salah satunya dengan menjadikan hasil evaluasi atas akuntabilitas kinerja instansi pemerintah oleh Kemenpan RB tiap tahunnya sebagai rujukan untuk mengukur pelaksanaan pembangunan serta capaian kinerja yang telah dilakukan.

Keseriusan ini ditunjukkan dengan dilaksanakannya koordinasi dan konsultasi antara Bupati Aceh Selatan, Tgk. Amran, yang didampingi oleh Kepala Bappeda, Kepala BKPSDM, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Dagperinkop UKM, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, dengan Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas dan Aparatur Pengawasan Kemenpan RB, Prof. Dr. Erwan Agus Purwanto, M.Si. pada Senin (10/10) pagi, di Gedung Kemenpan RB, Jakarta.

Pada kesempatan ini, Bupati Aceh Selatan memaparkan kondisi terkini capaian SAKIP Kabupaten Aceh Selatan, yang kemudian mendapatkan berbagai masukan positif dari pihak Kemenpan RB.
Kedatangan Bupati Aceh Selatan bersama jajaran direspon dengan baik oleh pihak Kemenpan RB melalui Prof. Dr. Erwan Agus Purwanto.

Dirinya menyatakan bahwa Kemenpan RB menyambut baik keseriusan Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan untuk meningkatkan capaian kinerja yang selama ini dirasakan belum optimal.

Prof. Erwan yang juga merupakan Guru Besar Universitas Gajah Mada, menyampaikan bahwa dengan melakukan evaluasi, semua pihak terkait dapat melihat kemajuan pada penerapan SAKIP maupun percepatan Reformasi Birokrasi di daerahnya masing-masing.

Evaluasi juga memungkinkan pembuat kebijakan untuk memahami berbagai kendala pelaksanaan reformasi birokrasi dan mencari solusinya.

Bupati Amran, melalui Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Deka Harwinta Zianur, SH. M.I.Kom, menyampaikan bahwa sebagai kepala daerah, dirinya ingin memastikan bahwa setiap anggaran negara yang digunakan berbasis kinerja sehingga dapat efektif dan terukur tidak hanya pada output tetapi hingga pada outcome (manfaat).

Dengan demikian pelaksanaan kegiatan pembangunan berdampak pada pencapaian sasaran prioritas saat ini, khususnya pemulihan ekonomi, kesehatan, pendidikan dan urusan penunjang lainnya (@h)

No More Posts Available.

No more pages to load.