PJ Gubernur DKI Hendaknya Menjunjung Tinggi Netralitas Tidak Berpihak Pada Salah Satu Partai

oleh

Jakarta Dikutip dari laman pemilu2024.kpu.go.id pada Kamis (22/2/2024) pukul 08.00 WIB, Data DPRD DKI Jakarta yang masuk sudah 49,72 %.

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) unggul di urutan pertama dengan torehan 222.260 suara (17,06 persen) disinyalir ada andil PJ Gubernur DKI Jakarta.

H. Zaenal Arifin, SH., MH. Sekjend Sahabat Prabowo Gibran Nusantara (Sorban NU) mengatakan Heru dianggap gagal membersihkan perangkat DKI pasca Anies Baswedan

“PKS harus berterimakasih pada pak PJ karena simpatisan dan kadernya masih eksis di pemprov dan perusahaan dibawah pemprov”.

Memang hal ini tidak berpengaruh secara langsung, namun diduga dengan semua perangkat yang ada, PKS berhasil memaksimalkan sampai ke tingkat grassrootnya

“Heru hanya getol di awal, sisanya dibiarkan. Atasnya masih kuat dan terfasilitasi membuat gerakannya masif sampai ke grassroot tak heran suara PKS tertinggi di DKI” ujar Arifin.

Di kesempatan lain, Alvin wakil sekretaris NU DKI mengafirmasi bahwa PJ Gubernur jarang melibatkan ormas seperti Nahdlatul Ulama

“Pj minim atensi terhadap NU, datang di acara NU DKI saja hampir tidak pernah. Saya juga tidak tau kenapa, mungkin punya prioritas lain”. Pungkasnya.

Diketahui sebelumnya, Setelah menjabat sebagai PJ Gubernur DKI Jakarta, Heru merombak jajaran direksi MRT Jakarta. Heru mencopot Mohamad Aprindy dan menunjuk Tuhiyat sebagai Direktur Utama PT MRT pada Oktober 2022 lalu. Heru juga melakukan bongkar pasang sejumlah jabatan di Pemprov DKI Jakarta.

No More Posts Available.

No more pages to load.