Mahasiswa KKN-PPM UNWAHA Lakukan Pendampingan Pembuatan Media Pembelajaran Pop Up Book Sebagai Upaya Mengatasi Rendahnya Literasi

oleh

Suarajurnalisnews.co|| Jombang – Rendahnya literasi dalam dunia pendidikan menjadi sesuatu yang perlu diperhatikan. Berdasarkan survei yang dilakukan PISA Indonesia tergolong dalam per, ingkat rendah kategori literasi. Hal tersebut menjadi permasalahan besar yang perlu diselesaikan dalam dunia pendidikan.

Banyak hal yang mempengaruhi rendahnya literasi. Salah satunya ialah minat belajar peserta didik di dalam kelas. Disini guru memiliki peran penting untuk meningkatkan minat belajar peserta didik.

Mahasiswa KKN-PPM UNWAHA datang dengan menawarkan solusi terbaiknya terkait masalah tersebut. Yakni memberikan sosialisasi pentingnya media pembelajaran pop up book untuk menunjang literasi belajar.

“guru perlu memiliki kreativitas yang tinggi untuk menciptakan suasanan brlajar yang menyenangkan sehingga peserta didik memiliki minat belajar yang tinggi” , ujar pak Ino Angga Putra, M.Pd.
Salah satu kreativitas yang perlu dimiliki ialah pembuatan media pembelajaran yang interaktif.

Selain sosialisasi, mahasiswa juga melakukan pendapampingan pembuatan media pembelajan pop up book bersama para pendidik.

Media pembajaran pop up book merupakan media pembelajaran visual yang mana memuat gambar gambar tiga dimensi sehingga tampilannya lebih menarik dan peserta didik menjadi tertarik untuk mengikuti pembelajaran.

Bapak Yani Puji Rudiyanto, M.Pd selaku kepala sekolah berkata ” Media pembelajaran pop up book ini merupakan hal baru bagi para pendidik di SDN Rejoso pinggir”.
Sehingga kegiatan ini mendapatkan respon yang baik dari para pendidik. Dengan harapan nantinya para pendidik dapat mengimplementasikan media pembelajaran pop up book saat proses belajar mengajar sehingga literasi meningkat.
(MEI)

No More Posts Available.

No more pages to load.