Diduga Remehkan Media, Wabup Aceh Tengah Diminta Sedikit Lebih Dewasa

Doc.Pribadi. KIKI

Aceh Tengah –  ( SJNews ) Pernyataan Wakil Bupati Aceh Tengah, Muchsin Hasan, yang diduga merendahkan peran media lokal menuai kecaman keras dari kalangan jurnalis. Ucapan tersebut disampaikan Muchsin saat berada dalam situasi darurat bencana, Senin malam, 1 Desember 2025, di Posko Utama Penanganan Bencana yang berlokasi di Kompleks Setdakab Aceh Tengah. Rabu 21 Januari 2026.

Dalam pernyataannya yang terdengar oleh sejumlah wartawan, Muchsin disebut mengatakan, “Media pemberitaannya hanya sampai ke Toweren, tidak perlu dilayani. Fokus saja kepada wartawan nasional.” Pernyataan tersebut kemudian menjadi sorotan dan memicu reaksi keras dari organisasi jurnalis di wilayah Aceh Tengah dan Bener Meriah.

READ  RTLH TMMD ke-126 Kodim 0106 Aceh Tengah Wujudkan Impian Kasmawati Miliki Rumah Layak Huni

Menanggapi hal itu, Ketua Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Bener Meriah, Kiki Arifa NST, mengecam keras ucapan Wakil Bupati Aceh Tengah tersebut. Ia menilai pernyataan itu tidak hanya mencederai profesi jurnalis, tetapi juga menunjukkan sikap yang tidak menghargai peran media, khususnya media lokal, dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

“Pak Muhsin kita harap bisa bersikap lebih dewasa sebagai seorang negarawan apa lagi sebagai wakil Bupati,tidak ada lagi sekarang istilah media lokal dan media nasional dalam konteks penghormatan profesi. Semua media memiliki kedudukan yang sama. Yang membedakan hanyalah domisili kantor pusatnya, bukan kualitas maupun perannya, jadi jangan lagi kekanak kanakan dalam berhadapan dengan wartawan” tegas Kiki.

READ  TMMD Kodim 0106 Aceh Tengah Rampungkan Pembangunan Sumur Bor untuk Masyarakat Bewang

Menurut Kiki, media lokal justru memiliki peran strategis, terutama dalam situasi darurat bencana, karena berada langsung di lapangan dan menjadi sumber informasi utama bagi masyarakat setempat. Ia menilai pernyataan tersebut sangat tidak pantas disampaikan oleh seorang pejabat publik, terlebih dalam kondisi krisis yang membutuhkan sinergi semua pihak.

READ  Akses Air Bersih Terpenuhi, TMMD Ke-126 Kodim 0106/Aceh Tengah Sukses Rampungkan Pipanisasi di Desa Atu Lintang

Kiki juga menegaskan, apabila Wakil Bupati Aceh Tengah tidak segera memberikan klarifikasi secara terbuka melalui konferensi pers kepada para wartawan yang bertugas di Aceh Tengah dan Bener Meriah, maka pihaknya bersama insan pers lainnya akan mengambil langkah lanjutan.

“Jika tidak ada klarifikasi terbuka, kami bersama rekan-rekan wartawan siap melakukan aksi orasi di depan Kantor Bupati Aceh Tengah sebagai bentuk protes dan pembelaan terhadap marwah profesi jurnalis,” pungkasnya.

Penulis: NGEditor: Redaktur