Cegah Balap Liar Jelang Ramadhan, Satlantas Polres Bener Meriah Gelar Patroli Malam. 

Bener Meriah – ( SJNews) Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bener Meriah menggelar kegiatan cipta kondisi menjelang Bulan Suci Ramadhan. Langkah ini dilakukan untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan keselamatan berlalu lintas di wilayah hukum Polres Bener Meriah.

Dalam kegiatan tersebut, petugas mengamankan sejumlah sepeda motor yang diduga digunakan untuk aksi balap liar. Penertiban dilakukan di kawasan pedestrian Jalan Bandara Rembele, yang kerap dijadikan arena balap liar oleh sekelompok remaja.

Baca Juga  Wakil Ketua GERPA Sinar Harapan Bantah Isu Penolakan Provinsi ALA: “Itu Hoaks dan Menyesatkan”

Kasat Lantas Polres Bener Meriah, AKP Syafaruddin, mengatakan bahwa kegiatan cipta kondisi ini merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian untuk mencegah gangguan kamtibmas, khususnya menjelang Ramadhan.

“Personel Satlantas Polres Bener Meriah mengamankan beberapa unit kendaraan roda dua yang digunakan untuk balapan liar. Kegiatan ini kami lakukan demi keselamatan pengguna jalan lainnya,” ujar AKP Syafaruddin, Senin (09/02/2026).

Baca Juga  Gema Fatin Taqi, S.Sos Hadiri Peringatan Nuzulul Qur’an dan Serahkan Hadiah untuk 52 Anak di Desa Tingkem Bersatu

Ia menegaskan, aksi balap liar tidak hanya membahayakan pelaku, tetapi juga mengancam keselamatan masyarakat umum. Selain itu, kendaraan yang digunakan umumnya telah dimodifikasi dan tidak sesuai dengan standar keselamatan.

AKP Syafaruddin juga mengimbau peran aktif orang tua dalam mengawasi anak-anaknya, khususnya agar tidak melakukan modifikasi kendaraan yang berpotensi memicu balapan liar.

Baca Juga  Isu Pengadaan Sapi di Bener Meriah Kian Memanas!! AMMB Siap BONGKAR Fakta Di 5 Maret Mendatang

“Kami berharap para orang tua dapat melarang anaknya memodifikasi kendaraan roda dua dan mengingatkan agar tidak terlibat dalam balapan liar,” tegasnya.

Satlantas Polres Bener Meriah memastikan kegiatan cipta kondisi akan terus dilakukan secara berkala, terutama di titik-titik rawan pelanggaran, guna menciptakan situasi lalu lintas yang aman dan kondusif selama bulan Ramadhan.