Siswa SLTA dan SMK Ikuti Sosialisasi “Polisi Saweu Sikula”

Bener Meriah ( SJNews) – Sebanyak 93 peserta perwakilan dari seluruh SMA dan SMK se-Kabupaten Bener Meriah mengikuti sosialisasi program “Polisi Saweu Sikula” yang digelar oleh Polda Aceh. Kegiatan yang mengusung tema “Bersama Polisi Bangun Generasi Emas dan Cerdas” ini berlangsung di SMA Negeri 1 Bukit, Rabu (29 Oktober 2025).

Sosialisasi ini menghadirkan empat narasumber utama, yaitu Subandi, S.Si., M.Si. (Kepala Cabang Dinas Bener Meriah), Kasubdit Bintibsos Dittimnas Polda Aceh. AKBP Muhammad Yusuf, S.I.Kom., Bukhari, S.Pd., M.Pd., serta tim KATIMNAS Polda Aceh.

READ  SMA Negeri 1 Bukit Raih Juara 1 dan 2 Seleksi Duta Sadar Hukum 

Dalam sambutannya, Subandi menekankan pentingnya edukasi tentang kenakalan remaja. “Pada saat ini, memberikan edukasi mengenai kenakalan remaja sangatlah penting karena perilaku tersebut merupakan bentuk penyimpangan sosial,” ujarnya.

Sebagai narasumber utama, AKBP Muhammad Yusuf memaparkan penjelasan mendalam seputar kenakalan remaja dan dampak negatif penggunaan media sosial yang berlebihan. “Penggunaan media sosial secara berlebihan dapat mengakibatkan penyakit mental hingga luka psikologis. Kecanduan media sosial juga dampaknya serius, sama halnya dengan kecanduan narkoba,” tegasnya.

READ  Ketua Forum Bersama Rakal Antara Kecewa dengan Pemerintah Kabupaten Bener Meriah

Ia juga memaparkan contoh-contoh nyata kecanduan media sosial dan menyoroti FOMO (Fear Of Missing Out) sebagai salah satu masalah utama generasi muda saat ini.

Selama sosialisasi berlangsung, seluruh peserta tampak antusias. Mereka juga diberikan kesempatan untuk melontarkan pertanyaan dan menyampaikan sanggahan terkait materi yang disampaikan.

Kepala SMA Negeri 1 Bukit, Razali, S.Pd., menyambut baik inisiatif Polda Aceh ini. “Saya memiliki harapan besar pada generasi muda sebagai penerus bangsa. Saya berharap seluruh generasi muda tidak lagi terlibat dalam aksi kenakalan remaja agar lebih siap menjadi generasi emas,” ujarnya penuh semangat.

READ  PEMBUNUHAN YANG DILAKUKAN ORANG TUA TERHADAP ANAK KANDUNG DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DAN HUKUM POSITIF

Melalui kegiatan ini, Polda Aceh berharap generasi muda dapat terhindar dari kenakalan remaja dan menjadi agen perubahan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang damai serta bebas dari segala bentuk pelanggaran. ( SA.rill )

Penulis: SAEditor: Redaktur