Konferwil NU Sumut, KH. Yahya Cholil Staquf: Kita Wajib Pertahankan dan Rawat NKRI

oleh

suarajurnalisnews.com|| Sumut- Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PB NU) KH Yahya Cholil Staquf menyatakan bahwa Nahdlatul Ulama ikut dalam membentuk Republik Indonesia.

Hal ini di dikatakannya dalam paparannya di pembukaan Konferensi Wilayah (Konferwil) XVIII Nahdlatul Ulama Sumatera Utara yang diawali  pembacaan ayat ayat suci Al Quran kemudian Doa dipimpin oleh Syekh KH Abdul Baits Nasution LC MA Wakil Rois PWNU Sumut di Asrama Haji, Jum’at (9/9/2022).

Nadhalatul Ulama perwujudan peran penting ulama di tengah – tengah Ummat dan untuk mendapat keselamatan dalam mempertanggung jawab sanad karena ulama merupakan gudang dan pintu ilmu.

“Nahdlatul Ulama ikut dalam membentuk Republik Indonesia sehingga kita wajib mempertahankan dan merawat Bangsa ini di tengah kesulitan ekonomi dan membantu negara ini tetap utuh,” ujar Ketua PB NU.

Terkait kenaikan harga BBM, NU mendukung pemerintah menyesuaikannya. “NU Mendukung penuh pemerintah terkait kenaikan BBM dan Kapolri, dalam menghadapi masalah yang di hadapi saat ini,” kata KH Yahya Cholil Staquf

Rangkaian Konferwil XVIII NU Sumatera Utara berlangsung dari tanggal 8 hingga 10 September 2022, dengan thema Konsolidasi Nahdlatul Ulama Sumatera Utara menjemput abad kedua menuju kebangkitan baru.

Hadir dalam pembukaan Sekjen PBNU Syaifullah Yusuf, Wabendum PBNU Ansyari Tambunan sekaligus Bupati Deli Serdang, Kapolda Sumut Irjen Panca Simanjuntak, Wakil Gubernur Sumut Musa Rajecksyah, Sesepuh NU Sumut K.H Ali Marbun, Pengurus Cabang, Banom – Banom serta Warga Nahdiyin di Sumatera Utara

Misran Sihaloho selaku ketua Panitia menyampaikan Muswil ini ajangnya para ulama dan pimpinan pondok pesantren. “Acara ini dihadiri 300 orang termasuk pimpinan pondok pesantren dan Ulama di Sumut,” kata Misran, Jumat (9/9/2022).

Sementara Pj Rois PWNU Sumatera Utara Dr. KH Abdul Hamid Ritonga, MA mengucapkan selamat datang pada para undangan dan mohon maaf atas segala kekurangan.

Wakil Gubernur Sumut Musa Rajecksyah mengungkapkan merasa sangat penting dengan kehadiran ulama dalam proses pembangunan di Sumut untuk memberikan masukan dan nasihat.

“Dalam membentuk Sumber Daya Manusia yang beriman dan bertaqwa di Sumarera Utara perlu peran Warga Nadhalatul Ulama sehingga dapat mewujudkan Islam yang Rahmatan Lil alamin,” ujar Wagubsu yang biasa dipanggil juga Ijeck. (Ilyas)

No More Posts Available.

No more pages to load.